Showing posts with label info penyakit. Show all posts
Showing posts with label info penyakit. Show all posts

Bahaya Di Balik Benjolan di Belakang Telinga Anak

Friday, September 11, 2015

Banyak orangtua yang merasa khawatir ketika menemukan benjolan pada bagian belakang telinga anak mereka yang masih bayi. Hal ini wajar saja, karena benjolan ini bisa menjadi tanda sebuah penyakit kanker, sehingga tidak bisa diabaikan begitu saja. Karena itulah, banyak dokter kanker yang menyarankan untuk memeriksakan anak ketika menemukan benjolan pada tubuh anak. Apalagi, jika benjolan itu sudah ada cukup lama dan tidak menghilang, atau bahkan ukurannya justru semakin besar dari waktu ke waktu.

benjolan
Pembengkakan yang terjadi di belakang telinga anak muncul sebagai hasil dari masalah sistem kekebalan tubuh. Pembengkakan ini muncul karena infeksi pada kelenjar getah bening yang disebabkan oleh kuman streptokokus. Kelenjar getah bening berfungsi untuk memproduksi sel-sel darah putih dan sebagai tempat penyaringan antigen atau protein asing yang masuk ke dalam tubuh. Pada dasarnya, kelenjar getah bening ini tidak dapat dirasakan atau diraba. Namun, ketika tubuh mengalami infeksi maka kelenjar getah bening ini akan mengalami pembengkakan sehingga timbulah benjolan, salah satunya pada bagian belakang telinga.

Benjolan yang diakibatkan pembengkakan ini, akan hilang pada saat infeksi pada anak telah sembuh. Namun demikian, ketika ukuran benjolan sudah mencapai lebih dari 1 cm, maka benjolan ini tidak lagi bisa diabaikan. Jika dibiarkan, sel-sel ini dapat mengalami pembengkakan dan mengganggu kesehatan tubuh anak. Lambat laun, pembengkakan ini akan berubah menjadi infeksi yang lebih serius atau bahkan kanker getah bening. Beberapa penyakit yang dapat menimpa anak ketika mengalami pembengkakan kelenjar getah bening adalah:
  • Infeksi akut. Seiring dengan demam yang diderita anak, pembengakakan kelenjar getah bening juga semakin besar. Seperti yang sudah dipaparkan di atas, pembengkakan kelenjar getah bening bisa menyebabkan infeksi akut di sekitar kepala dan juga leher. Penyebabnya adalah bakteri.
  • Infeksi kronik. Pembengkakan kelenjar getah bening ini disebabkan oleh bakteri microbacterium tuberculosa. Bahayanya, infeksi ini berhubungan dengan kondisi paru-paru meski ditemukan pula contoh kasus di mana bayi yang menderita infeksi ini tidak memiliki kelainan di paru-paru.
  • Kanker primer pembesaran kelenjar getah bening. Semakin dini dideteksi, maka semakin kecil juga kemungkinan kanker akan mendapatkan pertolongan sebelum pembengkakan menyebar di tempat lain.
Segera periksakan anak Anda ke dokter ketika benjolan pada anak disertai beberapa hal seperti : bengkak mulai terjadi di beberapa tempat kelenjar getah bening, demam tinggi, penurunan berat badan, dan berlangsung selama 3 minggu dan tidak kunjung mengempis. Selalu waspada terhadap perubahan yang ada di tubuh anak, ya! (Tr)

4 Stadium Kanker Otak yang Perlu Diwaspadai

Wednesday, February 11, 2015
Otak merupakan organ vital yang mengatur sistem kerja semua bagian tubuh. Ketika otak mengalami gangguan maka fungsi bagin tubuh lain pun ikut terganggu. Salah satu penyakit yang berhubungan dengan otak adalah kanker otak. Untuk menangani penyakit ini, kita perlu menemui dokter spesialis kanker otak.

4 Stadium Kanker Otak

Dalam penyakit kanker otak ada 4 stadium yang perlu diperhatikan dimulai dari

Stadium Awal

kanker otak
Pada stadium awal atau satu (1), gejara penyakit ini masih kurang jelas, sehingga tidak sedikit penderita penyakit kanker stadium awal tidak menyadari bahwa sel kanker sedang berkembang di otak mereka.  Dikarenakan gejala yang tidak jelas, sangat jarang menemukan pasien yang mengidam stadium awal yang berhasil dideteksi.

Salah satu gejala awal yang perlu diwaspadai adalah sakit kepala yang terlalu sering. Namun dalam beberapa kasus, pasien tidak merasakan satu gejala pun bahkan sakit kepala. Gejala kanker otak dirasakan pasien ketika masuk ke stadium 2. Untuk mengetahui dengan jelas akan penyakit ini, perlu dilakukan pemeriksaan CT Scan.

Stadium 2

Stadium berikutnya adalah stadium 2. Memasuki stadium 2, pasien mulai mengalami gejala seperti
Sakit kepala yang sering
  • Serangan mual-mual yang terjadi tanpa sebab
  • Sering kelelahan dan lemas walaupun pasien tidak melakukan aktivitas secara berlebihan
  • Jika melakukan aktivitas yang terlalu berat, pasien bisa mengalami pusing tiba-tiba hingga pingsan.
Pada stadium ini, sel kanker sudah mulai membesar. Itulah sebabnya gejalanya mulai terlihat dengan jelas.  Jika mengalami salah satu gejala di atas, tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kanker otak dan CT Scan.

Selain melakukan pemeriksaan lakukanlah gaya hidup sehat seperti:
  • Tidak mengkonsumsi gula pasir, gula batu, gula merah dan gula buatan
  • Hindari konsumsi fast food, minuman berkafein, bersoda dan alkohol
  • Konsumsi makanan sehat yang berserat seperti sayur dan buah
  • Konsumsi daging merah, putih  dan telur dikurangi. Konsumsilah hanya sekepal tangan untuk 3 hari sekali.

Stadium 3

Pasien yang memasukin stadium 3, mulai merasakan gangguan pada indera ( indera penciuman, pendengaran, penglihatan dan gerak ) dan daya konsentrasi. Selain itu, intensitas sakit kepala semakin sering. Bahkan beberapa kali, sakit kepala dibarengi dengan mimisan dari hidung. Stadium ini sudah cukup berbahaya.

Mulailah fokus dengan gaya hidup sehat yang lebih ketat, jadilah vegan. Untuk mengcukupi kebutuhan protein, pasien bisa mengganti daging dengan kacang kedelai, olahan kacang kedelai, bayam, asparagus, brokoli dan kacang-kacangan.

Stadium 4

Ini adalah stadium ke-4 atau terakhir. Dalam stadium ini, perlu dilakukan pengobatan serius. Beberapa cara pengobatan yang akan disarankan oleh dokter spesialis kanker otak adalah
  • Operasi bedah
  • Kemoterapi
  • Operasi menggunakan sinar X
Dalam memilih cara pengobatan, pikirkan secara matang dan konsultasikan dengan dokter spesialis kanker otak. Dan tanyakan, apakah selama pengobatan, pasien boleh melakukan gaya hidup vegan atau tidak.

Gaya hidup vegan bisa membantu tubuh dalam melawan kanker, dan hal ini sudah terbukti dari beberapa pasien seperti Liong Pit Lin. –hm-

Jaga Kesehatan Paru-Paru Anak Anda

Friday, October 10, 2014
Paru-paru merupakan tempat pertukaran oksigen dari udara dan karbondiaksida dari tubuh. Tanpa ada organ ini, tubuh kita tidak akan bisa mengeluarkan karbondiaksidan dari tubuh dan mendapatkan supplier oksigen. Namun masalahnya udara di sekitar kita semakin tidak bersih. Berbagai polusi udara bermuncul seperti asap rokok, asap dari kendaraan dan debu. Selain itu perubahan cuaca yang semakin ekstrim membuat anak gampang terkena penyakitpernafasan baik yang ringan hingga parah. Gimana cara memastikan kesehatan paru-paru anak Anda?

Tips Menjaga Kesehatan Paru-Paru Anak

  • Ajarkan anak untuk menghirup udara dari hidung. Kenapa harus dari hidung? Karena hidung sudah dilengkapi dengan bulu-bulu halus yang bisa menyaring kotoran yang terbawa oleh udara. Kotoran yang tertahan oleh bulu-bulu halus tersebut akan mengendap dan menjadi upil.
  • Jangan biasakan anak tengkurap (dada menempel pada lantai) dalam waktu lama, baik itu ketika membaca buku, menulis atau bermain. Posisi tengkurap membuat beban tubuh lebih tertumpuk pada dada dan menghimpit paru-paru sehingga paru-paru tidak bisa bekerja secara maksimal. Dan dipercaya, posisi terungkup yang terlalu lama dan sering bisa memperbesar persentase terkena penyakit pernafasan seperti bronkitis dan paru-paru basah.
  • Hindari minuman bersoda karena kandungannya tidak baik untuk kesehatan paru-paru. Selain minuman bersoda, hindari juga minuman berkarbonasi.
  • Jangan merokok di samping anak. Asap rokok dari rokok Anda bisa terhirup oleh anak dan merusak paru-paru mereka. Paru-paru mereka bisa menjadi seperti para perokok yang hitam dan rusak.
  • Perbanyak menghirup udara segar. Jika tinggal dikota, udara segar hanya bisa ditemui pada saat pagi hari. Untuk di rumah, Anda bisa mencoba menggunakan alat sejenis plasmacluster yang dapat memberikan udara segar di dalam rumah.


Jaga kesehatan Anak Anda dari segala penyakit pernafasan. –hm-

Menghindari Serangan Asma

Monday, September 15, 2014
Penyakit asma merupakan penyakit pernafasan yang tidak padang umur. Penyakit ini sangat mengganggu kualitas hidup dikarenakan penyakit ini sangat mudah dipicu oleh udara dingin, debu, bulu binatang dan hal lainnya. Ketika serangan asma terjadi, saluran pernafasan akan menyempit sehingga jalur udara masuk dan keluar mengecil sehingga penderita akan merasa sangat susah bernafas.

Apa Penyebab Penyakit Pernafasan Asma?

asma
  • Para penderita asma memiliki saluran pernafasan yang sensitif dan ini biasanya diturunkan ke generasi berikutnya. Seandainya ada keluarga dekat yang menderita penyakit asma ini, coba periksakan diri.
  • Lingkungan yang berdebu melupakan salah satu pemicu yang paling banyak terjadi dalam kasus asma. Selain debu, sangat disarankan para penderita asma menghindari tinggal bareng hewan berbulu halus.
  • Udara dingin dari AC atau pegunungan membuat saluran pernafasan mengecil sehingga memicu asma muncul. Jadi lebih baik para penderita asma rajin mengenakan pakaian yang bisa menjaga suhu tubuh mereka. Dan untuk kamar AC, jangan menyalahkan AC untuk waktu yang lama dan di bawah 20 derajat.

Gejara Serangan Asma

Pada saat serangan asma, penderita akan menunjukan gejala seperti berikut:
  • Nafas pendek-pendek
  • Ada bunyi lenguhan dan rasa sesak ketika bernafas
Selain gejala ini, beberapa penderita asma yang sudah parah akan merasak sangat susah bernafas.

Cara Untuk Menghindari Serangan Asma

  • Hindari penyebab asma. Sebisa mungkin kenakan pakaian hangat, menjauh dari hewan berbulu dan linkungan berdebu.
  • Bawa terus inhaler khusus untuk obat asma. Obat ini bekerja lebih cepat dibandingkan obat asma tablet. Inhaler akan membantu merilekskan saluran pernafasan penderita asma agar bisa bernafas secara normal lagi.
  • Gunakan peak flow meter untuk memprediksi kapan kambuhnya penyakit asma.
  • Untuk memperkuat daya tahan tubuh, konsumsi campuran lemon dan madu setiap pagi. Dan perbanyak konsumsi sayur dan buah untuk kebutuhan serat, vitamin dan mineral.
Semoga artikel informasi kesehatan ini membantu

Monorel Mengatasi Penyakit Tumor

Friday, May 9, 2014
Monorel terdengar tidak asing karena sudah banyak berita mengenai proyek Monorel yang sedang dikerjakan DKI Jakarta untuk mengatasi masalah kemacetan Ibu Kota Indonesia. Namun dalam artikel ini, kita tidak akan membahas transportasi Monorel ini. Yang akan dibahasa adalah terapi Monorel untuk pasien penyakit tumor.

Emangnya ada terapi bernama ‘Monorel’? ada, terapi ini mungkin belum begitu dikjenal masyarakat  dikarenakan jurnal yang berisikan penelitian ini baru diterbitkan tahun ini. Jurnal yang berisikan penelitian ini adalah jurnal Nature Materials. Profesor Ravi Bellamkoda dari institute Teknologi Georgia menuangkan dengan jelas pada jurnal ini bahwa terapi ini bisa digunakan sebagai peluang untuk menyembuhkan pasien tumor dan kanker otak.

Gimana Cara Terapi Monorel Mengatasi Penyakit Tumor?

Bertanya-tanya gimana sih terapi Monorel mengatasi penyakit tumor? Berikut penjelasan singkat yang dirangkum dari BBC:

Monorel Mengatasi Penyakit Tumor
Penyakit tumor otak ganas dan kanker otak yang memiliki sel kanker menggunakan syaraf dan pembuluh darah untuk menguasai otak kita. Dengan mengetahui fakta ini, munculah penelitian gimana cara mencegah hal ini terjadi. Dalam penelitian ini, serat nano yang super tipis (lebih tipis dari sehelai rambut manusia) diciptakan.

Serat nano super tipis tersebut digunakan sebagai jalur alternatif yang bisa digunakan tumor dan kanker untuk dipindahkan. Cara menggunakan serat nano super tipis ini diberi nama ‘Monorel’. Dalam proses pemindahkan ini, dokter dan pasien kanker serta tumor otak bisa memilih akan memidahkan sel kanker ke bagian tubuh yang diinginkan. Dengan adanya terapi ini, memungkinkan dokter bisa memidahkan sel kanker ke bagian tubuh yang lebih mudah dioperasi.

Selain memindahkan lokasi agar dokter mudah mengoperasinya, dalam artikel BBC juga tertulis bahwa dengan menggunakan sistem terapi Monorel, ukuran tumor otak bisa mengecil. Hal ini berdasarkan percobaan yang dilakukan pada tikus lab.

Keamanan Terapir Monorel?

Aman atau tidak terapi ini sebenarnya masih dalam proses penelitian lebih lanjut. Hingga saat ini, percobaan hanya pernah dilakukan pada tikus – tikus yang memiliki tumor. Pada percobaan ini ukuran tumor mengecil hingga 93 persen setelah dipasangi serat nano. Jadi belum ada uji coba kelayakan apakah terapi ini bisa digunakan pada pasien kanker atau tumor otak.

Semoga terapi ini memang bisa digunakan dan teruji tidak hanya untuk tumor otak tetapi tumor dan kanker jenis lain. sehingga bisa menekan peningkatkan kasus penyakit tumor dan kanker yang semakin naik saat.

Sampai jumpa di artikel info penyakit tumor dan kanker lainnya. –hm-

Mencegah Penyakit Tumor Otak

Tuesday, March 11, 2014
Para penderita penyakit tumor otak tidak boleh menyerah dan pasrah pada penyakit ini. Pengobatan sekarang semakin maju terutama pengobatan untuk penyakit tumor otak. Walaupun hingga sekarang, tidak jelas apa sebenarnya penyebab penyakit ini namun banyak orang menganggap bahwa dengan pola hidup yang sehat, seseorang bisa mencegahnya. Dengan pola hidup yang sehat, penyakit kanker dan tumor pun bisa sembuh. 

Tidak percaya? Coba cek cerita pengalaman seorang wanita bernama Liong Pit Lin, seorang penderita kanker payudara dan dinyatakan sembuh setelah dia menjalani gaya hidup sehat dan vegetarian. Kanker payudara aja bisa, pastinya cara ini juga bisa membantu mencegah kanker otak.

Pola Hidup Sehat Untuk Mencegah dan Penderita Tumor Otak

Tips dari Liong Pit Lin

Berikut ini beberapa daftar kebiasaan baru yang diterapkan Liong Pit Lin dalam hidupnya:
Liong Pit Lin
  • Perbanyak konsumsi sayur, buah dan polong-polong
  • Ganti nasi putih dengan nasi merah yang dikenal penuh serat
  • Hindari mengkonsumsi junk food dan fast food
  • Jangan terlalu banyak mengkonsumsi daging
  • Daging yang dikonsumsi lebih baik lemaknya dibuang
  • Hindari mengkonsumsi makanan yang dipanggang atau pun digoreng
  • Hindari makanan yang mengandung banyak minyak
  • Beristirahatlah yang cukup agar tubuh bisa memulihkan diri
  • Jangan membebani diri dengan perasaan stres, sedih atau perasaan negatif lainnya

Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi Pasien Tumor Otak

makanan pasien tumor otak
Kunyit
Kunyit merupakan salah satu bumbu masak Indonesia yang sangat mudah didapatkan. Kunyit mengandung bahan aktif kurkumin yang berperan penting dalam antidioksida dan anti-inflamasi yang mampu mencegah perkembangan tumor dan kanker. Selain sebagai obat mencegah perkembangan kanker, kunyit juga meningkatkan anti bodi.

Sayuran Hijau dan Buah
Sayuran hijau dan Buah yang mengandung serat dan fotonutrien mampu menghambat karsinogen. Karsinogen adalah salah satu zat yang dianggap bisa menyebabkan kanker dan tumor. Selain itu, fotonutrien mampu merangsang tubuh untuk melakukan detoksifikasi.

Tomat
Berdasarkan sebuah studi yang dimuat di Journal of Clinical Oncology pada tahun 2009, tomat ternyata membantu mencegah penyakit tumor dan kanker terutama untuk kanker prostat. Hal ini karena tomat mengandung likopen dan likopen merupakan salah satu antidioksida yang kuat.

Bawang Bombay
Bawang Bombay mengandung sulfur dan kaya akan kromium yang membantu menurunkan gula darah. Selain itu Bombay juga membantu menurunkan kolesterol dan resiko penyakit tumor dan kanker terutama kanker usus besar.

Gaya hidup dan makan makanan yang tepat dapat membantu Anda mencegah tumor otak atau pun tumor dan kanker lainnya. sampai ketemu di info kesehatan lainnya. –hm-
 

Info Kesehatan Plus Kecantikan Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger